DETTAK.COM, BANDUNG – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Gedung Pertemuan Indonesia (DPP ASGEPRINDO), Dwi Windyarto, secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASGEPRINDO Jawa Barat periode 2025–2028, sekaligus pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Karawang dan Bekasi.
Pelantikan berlangsung di Hotel Bumi Siliwangi, kawasan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kota Bandung, Rabu (28/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi ASGEPRINDO di Jawa Barat, khususnya dalam memperluas jaringan keanggotaan dan meningkatkan kontribusi pelaku usaha gedung pertemuan terhadap perkembangan industri wedding dan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).
Ketua DPD ASGEPRINDO Jawa Barat, Nico Bakara, mengatakan bahwa kepengurusan baru akan segera menjalankan sejumlah program strategis, termasuk mengaktifkan kembali anggota lama serta mengajak pemilik dan pengelola gedung pertemuan untuk bergabung dalam organisasi.
Menurutnya, ASGEPRINDO harus menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bagi para pengusaha gedung pertemuan dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis, operasional maupun persoalan hukum.
Selain memperkuat internal organisasi, DPD ASGEPRINDO Jawa Barat juga akan membangun sinergi dengan asosiasi lain yang bergerak di sektor pernikahan dan industri pendukungnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP ASGEPRINDO, Dwi Windyarto, menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan penyelenggaraan pernikahan.
Menurut Dwi, kekayaan budaya, keindahan alam, serta potensi pariwisata yang dimiliki Jawa Barat menjadi modal penting untuk menarik masyarakat dari berbagai daerah agar menyelenggarakan acara pernikahan di wilayah tersebut.
Ia berharap kepengurusan ASGEPRINDO Jawa Barat dapat menjadi motor penggerak dalam mengembangkan industri gedung pertemuan, wedding dan MICE.
Melalui pelantikan ini, ASGEPRINDO diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya sekaligus mendorong pertumbuhan industri penyelenggaraan acara di Jawa Barat.



















