DETTAK.COM, Jakarta – Ketua Angklung Mawar Merah Putih Indonesia (MPPI), DR. Hj. Sri Herawati, S.H., M.H., memimpin sekitar 60 anggota dalam penampilan seni musik tradisional pada peringatan Hari Lansia Internasional 2026 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, tim MPPI membawakan empat lagu dengan iringan angklung dan kolintang. Penampilan ini menjadi bagian dari partisipasi komunitas lansia dalam kegiatan yang memberikan ruang bagi mereka untuk tetap aktif dan berkreasi.
Sri Herawati menyampaikan bahwa para anggota MPPI memiliki semangat yang sama untuk berkegiatan, mengembangkan kemampuan bermusik, dan memperkenalkan kesenian tradisional Indonesia kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, anggota MPPI berasal dari kelompok usia yang beragam, mulai dari 60 tahun hingga 83–84 tahun. Meski demikian, perbedaan usia tidak mengurangi semangat mereka untuk berlatih dan tampil bersama.
Bagi Sri Herawati, kegiatan bermusik juga memberikan kesempatan bagi para lansia untuk menjaga hubungan sosial dan membangun kebersamaan melalui aktivitas yang menyenangkan.
Ia berharap pemerintah dan berbagai pihak dapat memberikan perhatian lebih kepada komunitas seni lansia, termasuk melalui kesempatan tampil dalam acara kebudayaan dan kegiatan masyarakat.
Sri Herawati juga mendorong generasi muda untuk ikut mempelajari angklung, kolintang, dan alat musik tradisional lainnya agar warisan budaya Indonesia dapat terus berkembang.
Partisipasi MPPI di Monas menjadi kesempatan bagi Sri Herawati dan timnya untuk menunjukkan bahwa lansia tetap mempunyai ruang untuk berkarya, berbagi pengalaman, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.



















