Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasional

H. Affandi Udji Tekankan Hilirisasi Industri untuk Tingkatkan Ekspor Indonesia di Rapimnas Kadin 2026

×

H. Affandi Udji Tekankan Hilirisasi Industri untuk Tingkatkan Ekspor Indonesia di Rapimnas Kadin 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DETTAK.COM, JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Selatan, H. Affandi Udji, menekankan pentingnya percepatan hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Indonesia dan memperkuat daya saing ekspor. Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Pleno II Rapimnas Kadin Indonesia 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Dalam forum yang membahas pandangan umum Kadin provinsi dan Anggota Luar Biasa (ALB) tersebut, H. Affandi Udji menilai Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Example 300x600

Komoditas seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan berbagai produk pertanian memiliki peluang untuk diolah lebih lanjut sebelum dipasarkan ke pasar domestik maupun internasional.

Menurutnya, penguatan industri pengolahan di dalam negeri penting agar daerah penghasil tidak hanya bergantung pada penjualan bahan mentah. Proses pengolahan di daerah dapat membuka peluang investasi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Ia menilai percepatan hilirisasi perlu didukung pembangunan infrastruktur, ketersediaan energi, akses pembiayaan, teknologi produksi, serta kepastian regulasi bagi investor.

Selain itu, kemitraan antara produsen daerah, perusahaan pengolahan, lembaga pembiayaan, dan pelaku ekspor perlu diperkuat agar rantai pasok berjalan lebih efektif.

Kadin Indonesia diharapkan berperan dalam mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor sehingga komoditas unggulan daerah memiliki akses lebih luas terhadap investasi, teknologi, dan pasar ekspor.

H. Affandi Udji juga menyoroti pentingnya keterlibatan pengusaha lokal dalam proses produksi, pengolahan, distribusi, hingga pemasaran. Melalui kemitraan yang berkelanjutan, pelaku usaha daerah diharapkan tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berkembang dalam industri pengolahan.

Di sisi lain, peningkatan kualitas produk dan pemenuhan standar pasar internasional menjadi faktor penting untuk memperluas jangkauan ekspor Indonesia.

Menurutnya, hilirisasi tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan volume produksi. Strategi tersebut harus mampu menciptakan nilai tambah, memperkuat industri nasional, dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

H. Affandi Udji berharap Rapimnas Kadin Indonesia 2026 menghasilkan rekomendasi yang mendorong investasi produktif dan memperkuat keterhubungan antara potensi sumber daya daerah dengan kebutuhan industri nasional.

Melalui kerja sama pemerintah dan dunia usaha, hilirisasi diharapkan menjadi salah satu pendorong peningkatan daya saing produk Indonesia sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat di daerah penghasil.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *